MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui dukungan nyata di sektor pertanian dan peternakan. Bantuan yang disalurkan pemerintah diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperlancar pendampingan petani, serta memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.
Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga pasokan pangan sekaligus mendorong kemandirian daerah.
Penyuluh Pertanian Jadi Fokus Penguatan
Pemkab Majalengka menyerahkan tujuh unit sepeda motor operasional kepada penyuluh pertanian berprestasi. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan difungsikan untuk menunjang aktivitas penyuluhan di lapangan.
Bupati Majalengka Eman Suherman menilai penyuluh berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Dengan mobilitas yang lebih baik, penyuluh dapat memberikan pendampingan lebih cepat dan efektif kepada petani.
Pendampingan Lapangan Diperluas
Pemerintah daerah tetap aktif mendukung penyuluh meski secara administratif berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Pemkab Majalengka menjaga koordinasi agar program pertanian berjalan selaras dengan kondisi dan kebutuhan lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Majalengka, Gatot Sulaeman, menyampaikan bahwa pendampingan berkelanjutan menjadi kunci peningkatan produksi dan stabilitas pangan daerah.
Peternakan Rakyat Ikut Diperkuat
Selain pertanian, Pemkab Majalengka juga memperkuat sektor peternakan melalui bantuan sapi, kambing, dan ayam. Program ini menyasar kelompok peternak di Kecamatan Banjaran dan Talaga melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bantuan ternak tersebut diharapkan mampu meningkatkan populasi ternak, memperkuat usaha peternakan rakyat, serta menambah pendapatan masyarakat desa.
Pemkab Tekankan Manfaat Jangka Panjang
Bupati Eman mengingatkan agar bantuan yang diterima tidak berhenti sebagai program sesaat. Ia mendorong penerima bantuan untuk mengembangkan ternak dan sarana pertanian secara berkelanjutan agar dampaknya dirasakan dalam jangka panjang.
Menurutnya, ketahanan pangan hanya bisa tercapai jika bantuan diikuti dengan pengelolaan yang serius dan bertanggung jawab.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Pembangunan
Melalui penguatan peran penyuluh, dukungan pertanian, dan pengembangan peternakan rakyat, Pemkab Majalengka menegaskan komitmennya menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan daerah. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Majalengka.