Perang Sampah di Majalengka: Eman Suherman Satukan Pemerintah dan Warga

MAJALENGKA — Persoalan sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Majalengka. Bupati H. Eman Suherman mengambil langkah konkret dengan menggerakkan seluruh elemen daerah untuk melawan masalah lingkungan yang kerap menimbulkan dampak kesehatan dan sosial.

Langkah tersebut sejalan dengan instruksi Presiden RI yang mendorong kepala daerah agar tidak hanya membuat kebijakan, tetapi juga turun langsung membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Gerakan Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

Sebagai wujud komitmen, Bupati Eman Suherman menggulirkan program Geber Jumat (Gerakan Bersih-Bersih Jumat). Program ini rutin dilaksanakan setiap pekan dan telah berjalan puluhan kali sejak pertama kali diluncurkan.

Berbeda dengan kegiatan seremonial, Geber Jumat dirancang sebagai gerakan berkelanjutan. Setiap kegiatan memiliki target lokasi dan fokus yang jelas, sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sampah Jadi Musuh Bersama

Menurut Eman Suherman, persoalan sampah tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat agar perubahan dapat terjadi secara menyeluruh.

“Kita harus menjadikan sampah sebagai musuh bersama. Kalau semua bergerak, lingkungan bersih bukan hal yang sulit,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Majalengka melibatkan berbagai unsur, mulai dari OPD, TNI-Polri, aparat desa, pelajar, hingga komunitas warga, dalam setiap pelaksanaan Geber Jumat.

Fokus Lokasi, Dampak Lebih Terukur

Agar lebih efektif, setiap pekan kegiatan difokuskan pada area tertentu, seperti:

  • Sungai dan drainase
  • Pasar tradisional
  • Fasilitas umum
  • Kawasan permukiman

Pendekatan ini bertujuan mencegah penumpukan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Bangun Kesadaran, Ciptakan Budaya Bersih

Pemkab Majalengka menilai bahwa solusi jangka panjang pengelolaan sampah terletak pada perubahan pola pikir masyarakat. Melalui gerakan rutin dan kolaboratif, pemerintah berharap kebersihan tidak lagi dianggap sebagai kewajiban sesaat, melainkan budaya sehari-hari.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Majalengka menargetkan diri sebagai daerah yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung agenda nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *